Perbandingan8 menit

Alternatif TenderID 2026: Free vs Rp 250K/bulan + SBU Matching

Perbandingan TenderID (Rp 250K/bulan) vs alternatif: SIRUP + SP2D coverage, SBU/KBLI matching, BUMN data, free tier. Vendor pengadaan pemerintah Indonesia 2026.

Diperbarui: 26 April 2026

TL;DR: BorongAda menambahkan SBU/KBLI matching, AI document analysis, dan winner pricing analytics di atas fungsi monitoring — fitur yang TenderID tidak punya. TenderID lebih cocok jika SIRUP + SP2D adalah use case utama dan Anda tidak butuh qualification matching.

TL;DR: SudahTayang fokus penuh pada WhatsApp-first alerting + filter wilayah dalam + free tier. Banyak vendor pakai keduanya — TenderID untuk SIRUP/SP2D, SudahTayang untuk WhatsApp alert tender baru sesuai SBU/KBLI.

Sekilas TenderID

TenderID adalah platform monitoring tender yang masuk pasar belakangan tetapi tumbuh cepat (search volume Apr 2025: 20/mo → Feb 2026: 320/mo, 16x YoY). Pricing Rp 150K/2-minggu, Rp 250K/bulan, Rp 2 juta/tahun (sumber: tenderindonesia.com per April 2026 — verifikasi tier terbaru langsung di portal).

Strength TenderID:

  • Cakupan SIRUP (rencana pengadaan sebelum tender)
  • Tracking SP2D (pencairan dana)
  • e-Katalog V5 + V6
  • Multi-channel alert: WhatsApp, Telegram, Email
  • Pricing fleksibel (mulai Rp 150K untuk 2 minggu)

Gap TenderID:

  • Tidak ada SBU/KBLI matching — vendor harus filter manual
  • Tidak ada BUMN procurement data
  • Tidak ada free tier
  • Tidak ada winner pricing analytics
  • Mobile experience terbatas

Panduan ini ditujukan untuk vendor yang mempertimbangkan migrasi atau evaluasi paralel TenderID vs BorongAda. Anda akan dapat fitur-by-fitur comparison, decision framework, dan ROI estimation.

Panduan ini ditujukan untuk vendor yang mempertimbangkan migrasi atau evaluasi paralel TenderID vs SudahTayang. Anda akan dapat fitur-by-fitur comparison, free tier opportunity, dan migration checklist.

Tabel Perbandingan Lengkap

FiturTenderIDBorongAda
Cakupan LPSE600+ LPSE689+ LPSE
SIRUP integration✅ Ada✅ Phase 2 roadmap
e-Katalog V5+V6✅ Ada✅ Phase 2 roadmap
SP2D tracking✅ Ada✅ Business tier (Calendar Tender)
SBU/KBLI matching❌ Tidak adaOtomatis match kualifikasi
AI document analysis❌ Tidak adaKAK + compliance matrix
Winner pricing analytics❌ Tidak ada✅ Business tier
BUMN data❌ Tidak ada✅ Phase 2
Free tier❌ Tidak ada✅ Untuk evaluasi
PricingRp 150K/2 minggu, Rp 250K/bulan, Rp 2jt/tahunFree / Rp 149K Pro / Rp 499K Business
FiturTenderIDSudahTayang
Cakupan LPSE600+ LPSE689+ LPSE
SIRUP + SP2D✅ Ada✅ Phase 2 roadmap
e-Katalog V5+V6✅ Ada✅ Phase 2 roadmap
WhatsApp utama✅ AdaWhatsApp-first design
Filter SBU/KBLI❌ Tidak ada✅ Pro tier
Quiet hours / pause❌ Tidak ada✅ Per-user preference
Reminder masa berlaku❌ Tidak adaSBU/SLF/halal/BPJS otomatis
Free tier❌ Tidak ada✅ Tanpa kartu kredit
PricingRp 150K/2 minggu, Rp 250K/bulan, Rp 2jt/tahunFree / Rp 149K Pro / Rp 499K Business

TenderID Strength: Apa yang Bagus

Sebagai pemain growing, TenderID punya beberapa fitur yang patut diakui:

  • SIRUP integration — visibility ke rencana pengadaan sebelum tender. Ini tahap upstream yang banyak kompetitor lewatkan.
  • SP2D tracking — vendor bisa monitor pencairan dana per paket aktif
  • e-Katalog V5 + V6 keduanya — V5 masih banyak dipakai, V6 baru
  • Pricing fleksibel — Rp 150K untuk 2 minggu menarik untuk vendor sporadic

Decision Framework: TenderID vs Alternatif

Pilih TenderID jika:

  • SIRUP + SP2D adalah use case utama Anda (planning + payment tracking)
  • Anda butuh paket short-term (2 minggu)
  • Tidak butuh SBU/KBLI matching karena sektor/sub-bidang Anda sempit

Pilih alternatif (BorongAda/SudahTayang) jika:

  • Multi-sektor / banyak SBU sub-bidang yang memerlukan filter otomatis
  • Butuh free tier untuk evaluasi sebelum komitmen
  • Butuh AI-assist untuk membaca KAK + compliance matrix
  • Bidik paket dengan winner pricing benchmark untuk pricing strategy
  • Butuh BUMN procurement data (Phase 2)

Mengapa Vendor Memilih BorongAda Setelah Coba TenderID

Pattern yang konsisten: vendor mencoba TenderID karena pricing menarik, tetapi setelah 1-2 bulan menyadari mereka still spend 30-60 menit per paket untuk filter manual KBLI/SBU dan analisis dokumen. AI-assist BorongAda memangkas itu jadi 5-10 menit per paket. Vendor multi-paket aktif 5+/bulan = ROI BorongAda Pro Rp 149K balik dalam 3-4 paket.

Mengapa Vendor Memilih SudahTayang Setelah Coba TenderID

Pattern yang konsisten: vendor pakai TenderID untuk SIRUP + SP2D, tapi alert TenderID kebanyakan dan vendor butuh filter wilayah/sektor lebih dalam. SudahTayang fokus penuh pada channel WhatsApp + filter dalam, plus reminder dokumen — pattern penggunaan complementary, banyak vendor end up subscribe both untuk use case berbeda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah TenderID startup yang sustainable?

Pertumbuhan 16x YoY menunjukkan demand kuat. Tetapi sebagai pemain baru, ada risk operational continuity vs pemain established.

Bisakah pakai TenderID + alternatif paralel?

Ya, banyak vendor pakai 2 platform untuk use case berbeda — TenderID untuk SIRUP, alternatif untuk SBU/KBLI matching dan winner analytics.

Apakah data tender keduanya identik?

Mostly overlap (689 LPSE common). Selisih ada di sumber tambahan: TenderID kuat di SIRUP, alternatif kuat di INAPROC + spse.inaproc.id (centralized SPSE v5).

Langkah Berikutnya

Siap Menang Tender Berikutnya?

BorongAda membantu cek kualifikasi SBU/KBLI, review dokumen, dan analisis harga penawaran — didukung AI. Fokus menang, bukan pusing administrasi.

Coba Gratis

Info Lelang

Tender terbaru dari 689 LPSE

Konten Terkait